JeJakJeJak

Agustus 11, 2008

KETUA=KACUNG??

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alfa -can @ 7:33 am

17an? Buat kamu penting nggak sih merayakan ulang tahun Indonesia? Kalau iya, seberapa penting? Kalau enggak, apa yang membuatmu acuh tak acuh?

Sejak pertama kali aku kenal arti tanggal ‘17 Agustus’ sampai sekarang, nggak pernah ada hal yang bisa merubah pendapatku: 17an tuh nggak penting! Bukannya aku nggak sayang sama Indonesia (tanah kelahiranku) tapi itu emang yang sebenarnya aku rasakan..Nggak ada hal yang benar-benar bisa membuatku memahami betapa pentingnya kemerdekaan (saking pentingnya sampai harus diperingati). Gimana enggak?? Aku kan lahir 45th setelah Indonesia merdeka, jadi mana aku ngerti masa lalu tuh seperti apa..Tapi bukan berarti aku meremehkan jasa pahlawan-pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan, aku tetap bangga kok dengan perjuangan & jasa beliau (yang namanya tak bisa disebutkan satu persatu) hanya saja pengertian dan pengakuan itu tak lebih dari sekedar ucapan. Yah kau tau sendiri lah, kalau belum mengalami sendiri nggak ada yang bisa benar-benar memahami & mengerti secara tulus..dan itulah yang aku alami.

Peringatan hari kemerdekaan tahun ini sungguh membuatku belajar banyak hal. Dari yang namanya kerja sama, ngurusi sekretariatan, cari dana door to door, behave di depan partner kerja, mengesampingkan perasaan pribadi, sampai-sampai diceramahi pun aku pernah!

Jadi ceritanya, aku itu dijadikan wakil ketua panitia 17an di dusun (tau kan ‘dusun’? kumpulan beberapa RT dan satu RW..mau disebut ‘kampung’ juga boleh) tempat tinggalku. Waktu pertama kali aku ditawari jadi wakil ketua, aku sih oke-oke saja (meski aku inginnya jadi bendahara yang kerjanya nggak begitu banyak tapi cukup pusing ngawasi duit) aku pikir itu sebuah tantangan dan aku tertarik ‘menyelesaikan’ tantangan itu..aku ingin tau bagaimana rasanya jadi ketua (wakil ketua lebih tepatnya) aku ingin mencoba pengalaman baru. Beberapa minggu pertama, aku masih bisa menikmati posisiku. Memasuki 2 minggu sebelum hari-H aku mulai kelimpungan dan lama-kelamaan jadi freak out sendiri..haha..percaya atau tidak, aku mulai merasa jadi kacung. Awalnya aku meyakinkan diri sendiri kalau itu cuma perasaanku saja (maksudnya aku tidak se-menyedihkan itu..jadi ‘kacung’) tapi temanku malah bilang “Bukannya di mana-mana ketua memang seperti itu?”

..krik..krik..

Yup! Aku baru sadar bagaimana rasanya jadi ketua (meski cuma wakil) apalagi terkadang aku merasa “sekeras apapun usahaku tidak akan pernah berhasil, kalau yang lain tidak jalan”

Aku akui, aku memang minim pengalaman dan masih harus banyak belajar (berat rasanya mengakui itu) aku nggak bisa begitu saja menyalahkan orang lain dan membenarkan diriku seolah-olah aku nggak punya salah (hakz..hakz..jadi terharu) Yah bagaimanapun juga, pada akhirnya, semuanya toh mulai kembali ke jalannya masing-masing. Everything is gonna be okay. Hari-H tinggal 5 hari lagi..SEMANGAT! SEMANGAT! SEMANGAT! OLE..OLE..
;)

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.